Senin, 19 April 2021

TEORI KONTEMPORER

 NAMA : ALTRUIS BIZURAI CHILLYNESS

NIM : 04020520039

KELAS : E2

MATKUL : SOSIOLOGI KOMUNIKASI

Fenomena komunikasi

1. Bu tejo “Tilik”

2. Kebakaran besar di beirut

3. Demo

Apa yang bisa kita lihat? Fenomena itu bisa dikaji

 Sebagai mahasiswa ilmu komunikasi kita harus tau keberadaan fenomena komunikasi.

Apa itu teori? Teori itu bukan definisi. Sekumpulan konstrak yang saling kait menkait untuk menjelaskan sebuah fenomena.

Komunikasi bukan hanya pengiriman pesan dari komunikator.  

Mengapa kita lihat teori itu? Didalam konstrak itu ada 3 hal 

Memakai 3 baju yang berbeda untuk 3 suasama

1. Konsep : generalisasi / abstrak 

2. Konstrak : dimana teori itu berada maka itu adalah konsep yang harus dapat di ukur . 

Ditarik dalam sebuah pemikiran . konstrak variabel yang bisa diberi nilai . 

- Tinggi 

- Berat

Komunikasi bersifat multidisiplin dipengaruhi sosiologi, sntropologi, sosiologi, psikologi, bahasa, matematika, biologi

Belajar komunikasi harus belajar ilmu lain .  

Bagaimana cara mempelajarinya?

1. Pahami teori

2. Harus tahu teori itu ada di tingkatan mana

3. Harus tahu peta teori

KOMUNIKASI MASA 

1. Menghubungkan media masa

2. Khalayak

3. Sistim sosial budaya

Peta teori masa

Kajian mikro : memperlihatkan antara isi media dengan khalayak . Ada 8 teori 

Kajian makro : ada 4 teori

TEORI KOMUNIKASI KONTEMPORER

S – O – R

Theory Stimulus Organizer Respons

Dikembangkan oleh seorang yang bernama oven 1953 . akibat pengaruh pada psikologi ilkom . memiliki kajian yang sama 

Asumsi dasar

Penyebab terjadinya sesuatu akibat rangsangan pada organisasi tersebut . 

Cocok untuk menerapkan strategi pada masyarakat . 

Perubahan sikap serupa dengan pembelajaran individu . 

Jika komunikan menolak stimulus 

Apabila stimulus diterima berarti stimulus sambung


Proses belajar terus belanjut berarti efektif. 

Dia akan mengolah stimulus yang dilahirkan . demi stimulus yang diterimanya


STIMULUS ADALAH PESAN ATAU RANGSANGAN YANG KITA BERIKAN KEPADA O

Atau komunikan / organisme

Respon : efek yang kita harapkan pada stimulus itu

S : penyadaran 

Untuk merubah sikao individu atau kelompok


TEORI CULTURE STUDIES

1. SEJARAH

Muncul ditengah semangat teomasisme yang berupaya mendefinisikan hemeni budaya tertentu. Berakal dari karl mark . kapitalisme tidak berkuatsa atau lemah . kaum lemah tidk memiliki kontrol masa epan mereka . willian mendirikan culture studies . CCS 1964 . para pendiri culture studie elajat pekerja . mereka memiliki cara pandang yang sama . yang berkiprah ditengah area, yang berdominasi pendidikna tinggi . munukl semangat budaya adiluhung dan sastra. Mencakup budaya rendah dan mengemukakan kitan teori . 


Jurnal pertama 1972 yang berjudul working paper in culture stuies. Untuk mendifinikan sebuah ruang dan mekletakkan culture studies pada sebuah peta

2. TOKOH – TOKOH

Richard hogard . karya terkenal 1957

Hanya seni yang mampu mebawa kita keluar hidup yang terikat waktu.


Reymon william 

Dosen ilmu politik sastra dan politik. Karya 1958  

Kebudayaan sebagai kententuan spesifik. 

Budaya adalah entitas yang secara keseluruhn adalah ekslusif

Nilai sosial dapat digunakan menopang ideoloi yang ada 


Epe thomson

Wakil presiden di vnd . karya terkenal 1708

Muncul pada periodesasi tertentu 

Perantara mas populasi inggris . tradisi sejarah konfensional yang tersedia


Stardhole

Sosiolog di univ brainingham upaya peminggiran dengan politik idenditas / representasi 

. mereduksi konflik interna

. menciptakan konsensus

. mencapai ruang publik


Culture studie : antidisiplin

Bebas memakai disiplin ilmu . tidak memiliki bAtasan yang jelas 


 

.

Minggu, 04 April 2021

7 CARA CERDAS MEMANFAATKAN MEDIA SOSIAL ALA GENERASI C

 

NAMA            : ALTRUIS BIZURAI CHILLYNESS

NIM                : 04020520039

MATKUL       : SOSIOLOGI KOMUNIKASI

7 CARA CERDAS MEMANFAATKAN MEDIA SOSIAL ALA GENERASI C

Menciptakan generasi merupakan istilah untuk orang yang senantiasa terhubung dengan internet seperti definisi menciptakan generasi x , y dan Z tidak membangun oleh orang-orang yang berusia 15 hingga 70 tahun pun dapat digolongkan dalam klasifikasi generasi ini bila aktif menggunakan internet . setiap hari penggunaan internet oleh generasi  C menggunakan bahasa yang digunakan untuk mendeskripsikan beberapa karakter . menciptakan ini yaitu mengkomunikasikan berorientasi komunitas dan rasanya belum lengkap tanpa dukungan informasi dan fitur-fitur canggih dari internet .   apa saja yang dilakukan saat memanfaatkan kecanggihan media sosial inilah ulasan nya  

1.      Bisnis berkembang sebagian usia produktif biasanya menggunakan media sosial untuk mendukung bisnis sekarang bisnis online maupun offline bisa dipromosikan secara maksimal melalui media sosial yang tepat seperti Instagram YouTube dan Facebook semakin banyak pengikut media sosial maka besar pula kesempatan untuk pelanggan baru branding pribadi melalui media bisnis sosial harus dilakukan secara terencana dengan memiliki ciri khas yang membuat Anda tak mau berubah ke kompetitor sedangkan ya kalau melihat media sosial bisnis yang keren-keren menyimpan portofolio Jika kamu bekerja di industri kreatif maka sebaiknya kamu juga menggunakan media sosial sebagai media pendukung bisnis

2.      Tempat menyimpan portofolio sebagai bagian dari menciptakan generasi C. Jangan malas update portofolio rutin . portofolio tersebut membuktikan bahwa kamu adalah seorang profesional yang memiliki banyak karya berlian dan sangat mencintai pekerjaanmu ketika kamu akan menjaring kalau yang baru atau mencari pekerjaan baru kamu tinggal menyodorkan portofolio mu yang sudah tersimpan rapi di media sosial menyimpan portofolio di media sosial juga lebih mudah diakses dan membuatmu kehilangan data-data yang sifatnya pribadi penting

3.      Menjalin relasi dengan kenalan baru tanya menjalin relasi dengan kenalan baru di media sosial tak selalu buruk loh kamu bisa mengenal publik figur rekan seprofesi atau teman baru yang satu hobi denganmu melalui media sosial Jika kamu sering menjalin relasi media sosial pasti kan kalau kamu berkenalan dengan orang-orang yang menyenangkan dan bisa membawa dampak positif bagi kehidupanmu Bahkan taksedikit menciptakan yang bisa bertemu kembali dengan teman lama karena aktif menjalin relasi di media sosial media sosial bukan cuma untuk sarana bundchen banyak sekali peluang kerja dan bisnis yang bisa kamu dapatkan jika memanfaatkan media sosial dengan cara yang tepat

4.      Mencari referensi belanja online selain bisa dimanfaatkan untuk mempopulerkan media bisnis sosial juga bisa digunakan untuk mencari referensi . Media sosial juga bisa digunakan untuk mencari referensi belanja online di media sosial mereka sebelum membeli produk atau jasa tertentu saat ini banyak sekali toko online yang menyediakan produk dan jasa berkualitas melalui media sosial kamu teliti membandingkan harga dan kualitas serta mencermati testimoni dari pelanggan lainnya kalau kamu teliti sebelum memutuskan untuk belanja

5.      Mendapatkan informasi yang valid dan jangan Kalau kamu tidak mendapatkan informasi yang valid dan orang-orang yang tergolong dalam kelompok menciptakan C selalu memanfaatkan media sosial untuk mengakses informasi terkini secara Real Time kalau kamu ingin selalu up to date terhadap perkembangan informasi terbaru kamu harus follow aku nonton berita yang kebenarannya tidak dapat dipercaya untuk tidak lupa mengikuti juga hobi . kamu juga harus teliti dan menghindari informasi hoax ya jangan harus mencari informasi terpercaya untuk diri sendiri Kamu juga Harus proaktif yang sering digunakan oleh kalangan keluarga dan teman-temanmu pokoknya jangan biarkan menyebar dan memberikan pengaruh negatif bagi lingkungan sekitarmu  

6.      memperoleh berbagai inspirasi inspirasi bisa datang dari mana aja salah satunya dari media sosial menciptakan Cmemang paling jago untuk urusan mencari inspirasi di media internet sosial bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan inspirasi masakan desain rumah ide bisnis kreatif perusahaan bengong waktu senggang alangkah lebih baik bila kamu berupaya mencari inspirasi yang bermanfaat melalui media sosial banyak banget atau media sosial yang bisa kamu ikuti atau berlangganan dan mendapatkan inspirasi sesuai kebutuhanmu percaya waktu senggang mu akan lebih bermanfaat Jika kamu menggunakan untuk belajar keterampilan baru

7.      Momen  berharga yang tidak memanfaatkan media sosial untuk sekedar pamer lebih dari itu ada keinginan mengabadikan momen-momen berharga yang bisa dikenang di masa depan menciptakan senantiasa dicoba konten yang menarik agar sempurna di media sosial yang isinya tentu saja bukan untuk menyombongkan diri jadi jangan suudzon dulu. melainkan untuk membuat rekam jejak pribadi yang tak terlupakan konten media sosial pribadi menjadi bahan cerita yang menarik untuk anak cucu terutama tentang kita cinta dan pengalaman hidup masa muda. meninggalkan kebiasaan lama yang buruk saat menggunakan media sosial jadilah menciptakan generasi c yang piawai meningkatkan kualitas diri melalui penggunaan media sosial

 

Media sosial menjadi bahan cerita yang menarik untuk anak cucu terutama tentang cinta kita dan pengalaman masa muda . meninggalkan kebiasaan lama yang buruk saat menggunakan media sosial jadilah generasi c yang piawai , dan selalu meningkatkan kualitas diri melalui penggunaan media sosial . 

Minggu, 21 Maret 2021

SISTEM KOMUNIKASI ANTAR PERSONAL

 Dalam menjalani kehidupan, manusia tidak jauh dengan yang namanya komunikasi. Dalam pelaksanaannya, komunikasi telah diatur dalam ilmu komunikasi. Ilmu komunikasi menjabarkan bagaimana melakukan komunikasi denga benar, dan melakukan proses dan interaksi secara sosial. Dalam proses interaksi sosial sendiri adalah hubungan dinamis antara orang/kelompok satu dengan orang/kelompok lain. Salah satu terlaksananya interaksi sosial adalah adanya kontak sosial dan adanya komunikasi. 

        Ilmu Komunikasi juga memiliki keberagaman dalam teori prakteknya. Salah satu interaksi di ilmu komunikasi adalah komunikasi interpersonal. Dalam artikel kali ini akan kita bahas mengenai apa itu komunikasi anterpersonal?


KOMUNIKASI ANTERPERSONAL


        Komunikasi antarpersonal merupakan salah satu wujud nyata akan terjadinya sebuh komunikasi dalam kehidupan manusia. Komunikasi antarpersonal sendiri dapat diartikan sebagai komunikasi yang terjadi diantara dua individu yang sedang melakukan sebuah interaksi. Interaksi tersebut dapat berupa bertukar pikiran, mensharing informasi terbaru, dll. Dan komunikasi antarpersonal tidak mengharuskan bagi komunikator dn komunikan untuk bertatap muka agar terjadinya sebuah interaksi. Melainkan komunikasi antarpersonal dapat saja terjadi meskipun tidak sedang bertatap muka, semisal melakukan komunikasi melalui chat, telepon, dll.

        Namun, komunikasi antarpersonal memiliki sudut pandang tersendiri dalam penjabarannya menurut para ilmuwan, antara lain:


1. Mulyana (2000:73) mengartikan komunikasi antarpersonal sebagai komunikasi yang hanya                    dua orang, seperti suami istri, dua sejawat, dua sahabat dekat, guru-murid, dan sebagainya.

2. Wood, 2013 mengartikan komunikasi antarpersonal sebagai komunikasi yang dilakukan dua                    orang atau lebih dengan interaksi secara tatap muka ataupun bermedia, dan biasanya                                feedbacknya langsung diketahui.


        Dengan hal ini dapat kita simpulkan bahwasanya komunikasi antarpersonal adalah komunikasi antara orang-orang secara tatap muka ataupun bermedia yang memungkinkan setiap pesertanya menangkap reaksi orang lain secara langsung, baik secara verbal maupun non verbal.


KOMPONEN KOMUNIKASI ANTARPERSONAL


        Sebuah komunikasi dapat terjadi manakala adanya sebuah sebab dan akibat terjadinya sebuah komunikasi. Karen ajika tidak ada sebab akibat, mka tidak akan pernah terjadinya sebuah omunikasi dalam sebuah kehidupan. Berikut ini macam-macam komponen sebab akibat dalam interaksi komunikasi, antara lain:


1. Sumber/Komunikator

Komunikator sendiri merupakan seseorang yang memiliki kebutuhan untuk melakukan                            sebuah interaksi kepada orang lain.  Baik interaksi tersebut dalam hal sharing ilmu, sharing                    informasi, atau hanya sekedar curhat belaka.

2. Encoding

Adalah suatu aktifitas internal pada komunikator dalam menciptakan pesan melalui pemilihan                 simbol-simbol verbal dan non verbal, yang disusun berdasarkan aturan-aturan tata bahasa,                    serta disesuaikan dengan karakteristik komunikan.

3. Pesan

Dapat diartikan sebagai salah satu cara penyampaian komunikasi secara verbal maupun non                    verbal. Karena pesan dapat diutarakan langsung maupun melalu surat, pesan teks, dan cara                    lainnya.

4. Saluran

Saluran dalam konteks ini dapat diartikan sebagai salah satu alternatf jika tidak                                        memungkinkan dilakukannya interaksi secara tatap muka.

5. Komunikan

Merupakan seseorang yang dijadikan sebagai objek sebuah interaksi oleh komunikator.

6. Decoding

Suatu aktivitas yang dikerjakan oleh komunikan. Melalui indera ia mendapatkan macam-                       macam data dalam bentuk mentah, berupa kata-kata dan simbol-simbol yang harus diubah                    kedalam pengalaman-pengalaman yang mengandung makna.

7. Respon

Hal yang diputuskan oleh penerima untuk dijadikan sebagai sebuah tanggapan balik terhadap                 pesan yang telah diterimanya. Respon dapat bersifat positif, netral, maupun negatif.

8. Gangguan

Dapat terjadi di dalam komponen-komponen manapun dari sistem komunikasi. Gangguan                    mrupakan apa saja yang menganggu atau membuat kacau penyampaian dan penerimaan                        pesan, termasuk yang bersifat fisik dan psikis.

9. Konteks Komunikasi

Paling tidak ada 3 dimensi dalam konteks komunikasi, antara lain: ruang, waktu dan nilai.


FAKTOR-FAKTOR KOMUNIKASI ANTARPERSONAL


        Dalam melakukan sebuah interaksi pastinya dibutuhkan sebuah factor mengapa interaksi itu dapat terjadi, factor yang dapat mendorong terjadinya interaksi antara lain: 

1. Bertemu satu sama lain secara personal

2. Empati secara tepat terhadap pribadi yang lain dan berkomunikasi yang dapat dipahami satu                    sama lain secara berarti.

3. Menghargai satu sama lain, bersifat positif dan wajar tanpa menilai atau keberatan.

4. Menghayati pengalaman satu sama lain dengan sungguh-sungguh, bersikap menerima dan                    empati satu sama lain.

5. Merasa bahwa saling menjaga keterbukaan dan iklim yang mendukung dan mengurangi                        kecenderungan gangguan arti.

6. Memperlihatkan tingkah laku yang percaya penuh dan memperkuat perasaan aman terhadap                    yang lain.


        Pada pernyataan dan preposisi di atas terdapat satu kesamaan yaitu iklim yang mendukung harus ada agar hubungan interpersonal dapat dijaga dan disempurnakan. Adapun yang dimaksud dengan lingkungan yang mendukung adalah apabila atasan mereka menurut persepsi bawahannya sebagai berikut: mendukung, ramah-tamah, bersifat membantu, baik dan tegas, tidak pernah mengancam, memperhatikan sungguh-sungguh keadaan bawahannya dan berusaha keras memperlakukan orang secara sensitif dan penuh pertimbangan, berusaha keras melayani perhatian yang baik dan karyawannya, menunjukan kepercayaan dan memotivasi bawahannya.


INDIKATOR KOMUNIKASI ANTARPERSONAL


        Dalam melakukan komunikasi antarpersonal pastinya akan adanya sebuah indicator yang mempengaruhi terjadinya interaksi tersebut, antara lain: 

1. Keterbukaan (Openness). Kualitas keterbukaan mengacu pada sedikitnya tiga aspek dari                        komunikasi interpersonal. Pertama, komunikator interpersonal yang efektif harus terbuka                        kepada orang yang diajaknya berinteraksi. Ini tidaklah berarti bahwa orang harus dengan                        segara membukakan semua riwayat hidupnya.

2. Empati (empathy). Empati adalah “kemampuan seseorang untuk “mengetahui” apa yang                        sedang dialami orang lain pada suatu saat tertentu, dari sudut pandang orang lain itu, melalui                 kacamata orang lain itu.

3. Sikap mendukung (Supportiveness) Hubungan interpersonal yang efektif adalah hubungan                    dimana terdapat sikap mendukung (supportiveness).

4. Sikap positif (positiveness). Mengkomunikasikan sikap positif dalam komunikasi                                    interpersonal sedikitnya dilakukan dua cara yaitu dengan menyatakan sikap positif dan secara                 positif mendorong orang yang menjadi teman berinteraksi.

5. Kesetaraan (equality). Dalam setiap situasi, barangkali terjadi ketidaksetaraan. Salah seorang                 mungkin lebih pandai. Lebih kaya, lebih tampan atau cantik, atau lebih atletis daripada yang                    lain.


HAMBATAN KOMUNIKASI ANTARPERSONAL


        Pastinya dalam melakukan segala sesuatu, akan tetap adanya sebuah hambatan. Tak terkecuali pada kasus komunikasi antarpersonal. Berikut beberapa hambatan komunikasi antarpersonal, antara lain: 

1. Kredibilitas Komunikator Rendah

Komunikator yang tidak berwibawa dihadapan komunikan, menyebabkan berkurangnya                        perhatian komunikan terhadap komunikator.

2. Kurang Memahami Latar Belakang Sosial dan Budaya

Nilai-nilai sosial budaya yang berlaku di suatu komunitas atau masyarakat harus diperhatikan,                 sehingga komunikan dapat menyampaikan pesan dengan baik, tidak bertentangan dengan                        nilai-nilai sosial budaya yang berlaku.

3. Kurang memahami karakteristik komunikan

Karakteristik komunikan meliputi tingkat pendidikan, usia, jenis kelamin dan sebagainya                        perlu dipahami oleh komunikator.

4. Prasangka Buruk

Prasangka negatif antara pihak-pihak yang terlibat komunikasi harus dihindari, karena dapat                    mendorong ke arah sikap apatis dan penolakan.

5. Komunikasi satu arah

Komunikasi berjalan satu arah, dari komunikator kepada komunikan terus-menerus dari awal                 sampai akhir, menyebabkan hilangnya kesempatan komunikan untuk meminta penjelasan                        terhadap hal-hal yang belum bisa dimengerti.


        Demkinalah penjelasan dan pembahasan mengenai Pengertian Sistem Komunikasi antar Personal dan Komunikasi Anterpersonal. Semoga dengan adanya bahasan ini bisa memberikan wawasan dan refrensi bagi setiap pembaca yang sedang mendalami tentang “Materi Komunikasi Antarpersonal”. Terimakasih,

Minggu, 14 Maret 2021

Pengertian dan Ruang Lingkup Sosiologi Komunikasi

Konsep Dasar 

 

                                        

Pengertian Sosiologi Komunikasi

Adalah suatu ilmu yang mempelajari tentang ilmu komunikasi yang ditinjau dari segi sosiologis atau kemasyarakatan.

Menurut Soerjono Soekanto ,  sosiologi Komunikasi merupakan kekhususan sosiologi mempelajari interaksi sosial.

Sosiologi komunikasi mempelajari tentang proses komunikasi secara sosiologis. Proses komunikasi merupakan suatu bentuk interaksi sosial yang melibatkan individu dan atau kelompok sosial. Dalam proses komunikasi selalu ada komunikator, pesan, dan penerima pesan. Ketiga unsur tersebut juga eksis dalam interaksi sosial. Arah yang perlu diperhatikan dalam mempelajari sosiologi komunikasi adalah bahwa manusia sebagai amkhluk sosial.

Aliran pemikiran yang melahirkan paradigma dalam sosiologi komunikasi, yaitu :

1.      Strukturan – Fungsional

2.      Konflik – Kritis

Tujuan dilakukannya kajian Sosiologi Komunikasi adalah untuk dapat mengembangkan norma-norma sosial, membentuk interaksi sosial, melakukan kontrol sosial, dan menimbulkan perubahan sosial.

Sosiologi Komunikasi merupakan kekhususan dari sosiologi untuk mempelajari aktivitas komunikasi dalam mempelajari interaksi sosial yaitu komunikasi sebagai suatu hubungan timbal balik yang saling mempengaruhi antar individu, kelompok maupun individu dengan kelompok.

Ruang Lingkup pembahasan dalam sosiologi komunikasi

1.      Telematika dan Realitas

2.      Efek media

3.      Norma Sosial Baru

4.      Cyber Community

5.      Perubahan Sosial dan Komunikasi

Sosiologi komunikasi perlu dipelajari dan dikaji pada bidang komunikasi karena sama halnya dengan komunikasi dimana dalam Sosiologi komunikasi juga menempatkan manusia sebagai objek kajian materiilnya. Manusia sebagai objek materiil dari sosiologi komunikasi, berkenaan dengan aktifitas sosial manusia.

Menurut Burhan Bungin, ada 4 konsep dasar yang sekaligus dijadikan ruang lingkup, diantaranya :

1.    Sosiologi yang mempelajri hubungan antara individu sebagai makhluk sosial dengan segala aktivitas dan gejala sosial yang dapat menyebabkan adanya bperubahan sosial.

2.   Masyarakat yang terdiri dari kump0ulan individu dan hidup berdampingan dalam suatu wilayah dan terikat oleh norma-norma yang berlaku.

3.      Komunitas yang merupakan suatu media sebagai penyampai pesan.

4.      Media informasi yang merupakan alat untuk berkomunikasi.



Sumber referensi :

Poseidon, “Sosiologi Komunikasi: Pengertian dan Teorinya”, ( https://sosiologis.com/sosiologi-komunikasi ), 10 Maret 2021 Pukul 10:43

Mira Hasti, “Sosiologi Komunikasi”, ( sosiologi.fis.unp.ac.id ) , 10 Maret 2021 Pukul 10:50

Dylanaprialdo, “Belajar Memahami Media Melalui Belajar Sosiologi Komunikasi” , ( www.kompasiana.com ) , 10 Maret 2021 Pukul 10:55

Lia Latifah, “Contoh Soal Ujian Sosiologi Komunikasi” ,( Latifahlia.blogspot.com ), 10 Maret 2021 Pukul 11:05

SUPPLIER DAUN BAWANG KABUPATEN TUBAN +62 896-6559-9515

 WA : ANDI  +62 896-6559-9515  JUAL DAUN BAWANG / GODONG BRAMBANG KABUPATEN TUBAN